Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Desember 2012

Kesempatan Yang Terbuang.

ketika malam tiba
serasa letih dan lesu
ku terbaring dan tertidur
engkau hadir bagaikan angin dalam bunga tidurku.
sejuta tanya,sejuta rindu,
Kurasaakkan saat kau hadir dalam mimpiku.
Apa yang kau ingin sampaikan kepadaku?
rasa cemas dan takut kurasakan ketika bertemu engkau.
satu kata yang ingin ku ucapkan sebagai tanda terimakasihku kepadamu.
Aku tau semua itu sia-sia,
Aku menyesal,
Aku bersalah kepadamu.
Namun apa yang harus aku lakukan?
Dunia kita berbeda.
kesempatan sudah berakhir.
Andaikan waktu dapat diulang kembali.
kuingin merawatmu dengan sungguh,ketika engkau sakit dan mengeluh.
kuingin minta maaf sebelum engkau pergi meninggalkanku.
jasa dan pengorbananmu begitu besar dalam hidupku.
engkau berarti bagiku.
kau yang selalu mengajariku tuk tetap berdiri teguh dan bersemangat.
Aku kagum padamu.
Aku rindu akan ajaranmu.
Hanya doa yang dapat kupanjatkan kepadamu.
sepanjang hidupku aku menyesal akan kesempatan yang telah kusia-siakan.berapa banyak kesempatan yang terbuang dalam tahun ini?

apalah arti tulisan ini bagi anda? Berawal dari sebuah mimpi.
semua hanyalah sebuah perasaan.
perasaan sedih,kagum,takut dan penyesalan.
Terkadang kita sebagai manusia senang mengulur-ulur waktu,nanti juga bisa,besok juga bisa,minggu depan juga bisa,bulan depan dan parahnya lagi tahun depan.
bermain dengan waktu memang tak ada habisnya dalam hidup ini.
waktu memang tak dapat berputar kembali.
Tetapi waktu memiliki peranan penting yang tidak bisa diabaikan.Sejarah terbukti karena waktu.
berhati-hatilah bagi kita yang suka mengulur-ulur waktu.karena waktu yang terbuang adalah sejarah dalam hidup ini.
Pada saat ini tiba saatnya kita melepaskan tahun 2012 dalam kehidupan kita masing-masing,dan memasuki tahun yang akan datang yaitu 2013.
Sudahkah anda mencatat sejarah kehidupan anda?
Apa yang anda perbuat selama satu tahun ini?
Adakah hal yang terpenting dalam sejarah anda semasa tahun 2012 ini?
Apa yang akan anda kerjakan ditahun 2013 mendatang?
Semua menjadi pertanyaan bagi kita semua.
sebagai penutup ini saya mengucapkan selamat Tahun Baru 2013 pada semua rekan-rekan blogger.
Semoga harapan yang belum bisa dicapai pada tahun ini dapat tercapai ditahun depan.


Minggu, 30 September 2012

Delapan Hadiah Terindah

KEHADIRAN

Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yg tak ternilai harganya. Memang kita bisa juga hadir di hadapannya lewat surat, telepon, foto atau faks. Namun dengan berada di sampingnya, Anda dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Dengan demikian, kualitas kehadiran juga penting. Jadikan kehadiran Anda sebagai pembawa kebahagiaan.

MENDENGAR

Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini. Sebab, kebanyakan orang lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan sudah lama diketahui bahwa keharmonisan hubungan antar manusia amat ditentukan oleh kesediaan saling mendengarkan. Berikan kado ini untuknya. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan Anda dalam keadaan betul-betul relaks dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya, ini memudahkan Anda memberikan tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan terima kasihpun akan terdengar manis baginya.

DIAM

Seperti kata-kata, didalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya, Diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya “ruang”. Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasihati, mengatur, mengkritik bahkan mengomel.

KEBEBASAN

Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkutan. Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya? Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Makna kebebasan bukanlah “Kau bebas berbuat semaumu”. Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan.

KEINDAHAN

Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik? Tampil indah dan rupawan juga merupakan kado lho. Bahkan tak salah jika Anda mengkadokannya tiap hari!

TANGGAPAN POSITIF

Tanpa sadar, sering kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran, sikap atau tindakan orang yg kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini, coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah ingat, berapa kali dalam seminggu terakhir anda mengucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi Anda. Ingat-ingat pula, pernahkah Anda memujinya. Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf) adalah kado indah yang sering terlupakan.

KESEDIAAN MENGALAH

Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai menjadi cekcok yang hebat. Semestinya Anda pertimbangkan, apa iya sebuah hubungan cinta dikorbankan jadi berantakan hanya gara-gara persoalan itu? Bila Anda memikirkan hal ini, berarti Anda siap memberikan kado “kesediaan mengalah”. Okelah, Anda mungkin kesal atau marah karena dia telat datang memenuhi janji. Tapi kalau kejadiannya baru sekali itu, kenapa musti jadi pemicu pertengkaran yg berlarut-larut? Kesediaan untuk mengalah juga dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yg sempurna di dunia ini.

SENYUMAN

Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yg beku, pemberi semangat dalam keputusasaan, pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah.

Sabtu, 29 September 2012

Tongkat Penuntun

Sudah menjadi kebiasaan orang tua-tua jika tubuh sudah tidak sekuat remaja maka tongkat menjadi alat bantu yang sungguh berguna. Begitu pula bagi kakek Putih di desa Ujung Pelangi. Kakek tersebut memang lebih dikenal sebagai Kakek Putih karena selain rambutnya yang putih juga karena ketulusan dan kebijaksanaannya dalam membantu penduduk desa memecahkan perkaranya.

Kemana-mana sang kakek Putih selalu menggunakan tongkat bambu wuluhnya jika berjalan mengelilingi desa. Bambu wuluh memang dikenal sebagai bambu yang kuat dan nyaman bagi pemakainya. Kebetulan pula di kebun sang kakek banyak ditumbuhi bambu wuluh. Namun semenjak sang kakek kemana –mana memakai tongkatnya, banyak orang tua-tua di desa mulai membiasakan dirinya berjalan-jalan dengan tongkat bambu wuluh meski beberapa dari mereka tubuhnya masih terlihat tegap dan kuat. Harapannya adalah supaya bisa terlihat bersahaja dan menjadi bijaksana seperti sang kakek Putih. Menyadari itu sang kakek hanya tersenyum melihatnya.

Hingga tibalah waktunya, sang kakek meninggal karena usia. Banyak orang merasa kehilangan dan terkenang akan kebaikan serta kebijaksanaannya. Dimana-mana ia dibicarakan, baik tentang kebiasaan maupun tentang tongkat penuntunnya.

Tongkatnya menjadi begitu keramat dan banyak orang mulai melakukan penelitian pada tongkat tersebut. Berbagai berita tentang keajaiban dan kekuatan tongkat beredar luas di desa sepeninggal sang kakek meski tidak jelas darimana sumbernya. Sampai keluarlah ketentuan dari para tetua desa bagi para penduduk yang mulai lanjut usia tepat di usia yang sama sewaktu almarhum kakek putih pertama kali menggunakan tongkat, diwajibkan tanpa kecuali untuk memakai tongkat yang dibuat sama. Yaitu tongkat bambu wuluh dengan panjang dan diameter yang sama persis dengan tongkat legendaris sang kakek.

Pernah ada seorang pemuda desa bertanya mengapa hal itu diwajibkan pada setiap penduduk lanjut usia. Seorang tetua menjawab sesuai teladan yang ditunjukkan oleh sang kakek putih yang terbukti ketulusan dan kebijaksanaannya, maka diharapkan mereka yang sudah lanjut usia bisa menjadi bijaksana dan tulus seperti sang kakek. Sang pemuda tersebut masih terus mengajukan pertanyaan sekitar tongkat dan kewajibannya hingga membuat para tetua desa tidak lagi dapat menjawabnya karena mereka sendiri tidak mempunyai jawaban yang tepat. Dan yang terjadi kemudian pemuda itu dianggap aneh dan pemberontak oleh para tetua hingga dikucilkan oleh seluruh penduduk desa.

Akhir cerita, hingga sekarang tongkat bambu wuluh milik sang kakek putih masih tersimpan rapi dan dikeramatkan oleh penduduk desa Ujung Pelangi.

*Keyakinan manusia bagaikan tongkat penuntun sang kakek. Menjadi hal yang sangat disayangkan sekali jika tongkat penuntun itu berubah fungsi dan menguasai kehidupan dengan kaku tanpa menyentuh makna dan fungsi yang sesungguhnya sesuai dengan kebutuhan sang pemakai. Bukanlah pemakai yang menyesuaikan diri dengan tongkatnya. Namun tongkat penuntun yang benar adalah yang dibuat atau dapat disesuaikan baik panjang maupun diameternya untuk sang pemakainya.

Kamis, 06 September 2012

Kepiting Marah

Beberapa tahun yang lalu, teman saya mengajak saya memancing Kepiting. Bagaimana cara memancing Kepiting?

Kami menggunakan sebatang bambu, mengikatkan tali ke batang bambu itu, di ujung lain tali itu kami mengikat sebuah batu kecil. Lalu kami mengayun bambu agar batu di ujung tali terayun menuju Kepiting yang kami incar, kami mengganggu Kepiting itu dengan batu, menyentak dan menyentak agar Kepiting itu marah, dan kalau itu berhasil maka Kepiting itu akan 'menggigit' tali atau batu itu dengan geram, capitnya akan mencengkeram batu atau tali dengan kuat sehingga kami leluasa mengangkat bambu dengan ujung tali berisi seekor Kepiting gemuk yang sedang marah.

Kami tinggal mengayun perlahan bambu agar ujung talinya menuju sebuah wajan besar yang sudah kami isi dengan air mendidih karena di bawah wajan itu ada sebuah kompor dengan api yang sedang menyala.

Kami celupkan Kepiting yang sedang murka itu ke dalam wajan tersebut, seketika Kepiting melepaskan gigitan-nya dan tubuhnya menjadi merah, tak lama kemudian kami bisa menikmati Kepiting Rebus yang sangat lezat.

Kepiting itu menjadi korban santapan kami karena kemarahannya, karena kegeramannya atas gangguan yang kami lakukan melalui sebatang bambu, seutas tali dan sebuah batu kecil.

Kita sering sekali melihat banyak orang jatuh dalam kesulitan, menghadapi masalah, kehilangan peluang, kehilangan jabatan, bahkan kehilangan segalanya karena : MARAH.

Jadi kalau kita menghadapi gangguan, baik itu batu kecil atau batu besar, hadapilah dengan bijak, redam kemarahan sebisa mungkin, lakukan penundaan dua tiga detik dengan menarik napas panjang, kalau perlu pergilah ke kamar kecil, cuci muka atau basuhlah tangan dengan air dingin, agar murka kita mereda dan anda terlepas dari ancaman wajan panas yang bisa menghancurkan masa depan kita.

Sabtu, 01 September 2012

Pasir dan batu

Dua orang sahabat sedang berjalan di padang pasir. Selama dalam perjalanan mereka berdebat tentang sesuatu. Salah seorang dari kedua sahabat itu menampar temannya, dan yang ditampar itu merasa sakit tetapi dia tak berkata apa apa, hanya menulis diatas tanah : “HARI INI TEMAN BAIKKU MENAMPARKU”

Mereka tetap berjalan sampai mereka menemukan sebuah oasis (sumber air), mereka sepakat untuk mandi, teman yang telah ditampar tergelincir dan hampir saja tenggelam di oasis tersebut, tetapi temannya datang dan menolongnya, dan setelah diselamatkan oleh temannya dari bahaya, dia menulis di Batu “HARI INI TEMAN BAIKKU MENYELAMATKAN NYAWAKU”

Teman yang telah menampar dan yang telah menyelamatkan nyawa teman baiknya itu bertanya kepadanya, “Setelah saya menyakitimu, kamu menulisnya di tanah dan sekarang, kamu menulisnya diatas batu, mengapa?

Temannyapun menjawab : “Ketika seseorang menyakiti kita, kita harus menulisnya diatas tanah, agar angin dapat menerbangkannya dan dapat menghapusnya sehingga dapat termaafkan. Tetapi ketika seseorang melakukan sesuatu yang baik kepada kita, kita harus mengukirnya diatas batu dimana tak ada angin yang dapat menghapusnya”

“Tulislah sakit hatimu di atas tanah, dan Ukirlah kebaikan dia atas batu”

ptc luar negeri dibayaran dollar

Link Market - Free Link Exchange, Link Building and Link Trade
Have you ever tried to exchange links, link building, or trade links? Was it hard? Use Link Market instead; - it is easy to use, free and very smart. It will save you hours of work
Gadget Unik - Jual Beli Aman

Surprise bonus!

I've been able to get you FREE Lifetime Membership in Instant Squeeze Page Generator - the one site where you can build killer squeeze pages with a click and play wizard! They even give you multiple choices of  free gifts you can use to make that special offer to get subscribers... But it wasn't easy - and it won't last forever! Claim your free membership now!

Blogroll

Tips dan Triks Promosi Tercanggih - Arenapromo.com Jaringan Pertukaran Link Gratis PTC - PTC LOKAL INDONESIA